Sekuat Apapun Perasaan, Jangan Sampai 8 Hal Ini Kamu Korbankan!

Sekuat Apapun Perasaan, Jangan Sampai 8 Hal Ini Kamu Korbankan!

Cinta memang perlu pengorbanan. Kalimat klisé berikut yang tidak jarang kita dengar mengenai berkorban demi cinta. Ya, memang statement tersebut ada benarnya. Demi kekasih memang terkadang terdapat yang mesti anda buang atau lepaskan dari diri kita. Tentu anda pengen menyerahkan yang terbaik dari diri anda dan melemparkan hal-hal yang nggak baik dari kita. Semua tersebut demi kebajikan bersama. Oh, indahnya.

Tapi, tidak boleh salah. Nggak semuanya mesti anda korbankan demi suatu hubungan. Ada sejumlah hal yang sebetulnya nggak perlu anda korbankan. Kalau anda sampai mengorbankan hal-hal inilah ini, menurut sbobetterpercaya sama saja anda kurang menghargai dirimu sendiri!

1. Orang bilang cinta perlu pengorbanan. Tapi bukan berarti anda harus ikhlas dibuat sedih terus-terusan

Sekuat Apapun Perasaan, Jangan Sampai 8 Hal Ini Kamu Korbankan!
Sekuat Apapun Perasaan, Jangan Sampai 8 Hal Ini Kamu Korbankan!

Menjalin suatu hubungan memang wajar andai bersulamkan air mata. Memang, suka dan duku pasti muncul dalam masing-masing hubungan. Tetapi, waktumu lebih didominasi oleh kesedihan, anda nggak boleh ikhlas begitu saja. Berkorban dengan rela bersedih-sedih demi membahagiakan pasangan ialah cara yang salah. Bagaimanapun pun kamu teteap punya hak guna tetap bahagia.

2.Kamu boleh jatuh cinta sepenuh hati. Tapi tidak boleh sampai perasaan ini menggerus hobi

Jangan remehkan yang satu ini. Setiap orang punya kesibukan, aktivitas, (tak terlupakan) hobi. Dari sinilah kamu dapat mengisi hari-harimu. Di sini pun kamu dapat menemukan kebahagiaan (di samping cinta). Ini pun adalahme-time kamu. Jadi, anda nggak butuh mengorbankan yang satu ini demi cinta. Dia pun seharusnya menghargai kegiatan kamu.

3. Sedalam apapun anda jatuh hahti — tak selayaknya perasaan ini mengubah jati diri selama ini

Setiap insan punya kepribadiannya sendiri-sendiri. Ada yang ekstrovert, introvert, pendiam, aktif, pasif, dan beda sebagainya. Kamu tentu mempunyai kepribadianmu sendiri, bukan? Bawalah itu, nggak terdapat yang salah dari masing-masing kepribadian. Semuanya punya keunggulan dan kelemahan. Kamu nggak butuh memaksa dirimu menjadi jati diri yang lain melulu demi cinta. Kamu melulu akan hidup dalam kepura-puraan bila kamu berjuang mengganti kepribadianmu.

4. Siapa bilang dunia melulu milik berdua? Nggak ada dalil buat anda melepaskan rekan yang sekitar ini tidak jarang kali bersama

Terkadang terdapat cinta yang memaksa anda menghapus salah seorang dari kawan atau keluargamu. Terkadang ada pun cinta yang memaksa anda terbuang dari keluargamu. Melepaskan mereka bukanlah opsi yang tepat, lagipula menghapus orang yang mengalir darah yang sama denganmu. Jangan sampai karena cinta anda harus melemparkan ataupun terbuang dari mereka.

5. Hubungan tersebut investasi hati. Kalau tabungan kian ludes sebab dia sih mestinya dipikir-pikir lagi

Cinta memang tidak dapat dilepaskan begitu saja dengan materi. Ada kalanya kita menyerahkan sesuatu guna orang tersayang dan terkadang butuh merogoh kantong guna melakukannya. Tetapi, apa andai semua tersebut terjadi terus dan berkepanjangan dan dapat mengancam investasimu? Apakah cinta mesti berkorban sampai segitu? Urusan investasi pun menyangkut masa mendatang dan kehidupan. Kamu nggak dapat mengorbankanya begitu saja.

6. Ketika deminya khayalan harus dikorbankan — masihkah hubungan ini pantas dipertahankan?

Ya, masing-masing orang punya impian. Mimpimu tersebut sudah menjadi hak anda dan kamu melulu perlu mengusahakan untuk dapat menggapainya. Masalahnya, terkadang cinta dapat menghambatmu sampai-sampai mimpi tersebut terasa jauh. Dalam suatu hubungan mimpi memang terksean “mimpi”. Tetapi bukan berarti ini boleh disepelekan. Mengorbankan mimpi sama aja mengorbankan masa depanmu. Jangan sampai karena cinta anda semakin dijauhkan dari mimpimu.

7. Dia tersebut siapa? Yakin demi dia anda rela berpaling dariNya?

Urusan iman pun hal yang nggak perlu anda korbankan. Gara-gara terlampau sibuk dengan pasangan, kamu dapat lupa dengan kewajibanmu. Dimabuk asmara terkadang dapat meyeret anda jauh dari-Nya. Lebih parah, kamu dapat terancam mencungkil apa yang anda percaya dari pelukanmu. Ini sudah paling keliru. Hubungan yang sifatnya sangat individu ini tidak boleh sampai anda korbankan demi cinta.

8. Rasa mempunyai dan dipunyai memang ada. Tapi bila sampai tak dapat mengambil keputusan telah nggak sehat

Rasa mempunyai dan dipunyai memang terkadang tumbuh dari setiap pihak. Ada saatnya anda meminta, terdapat saatnya anda memberi. Tentunya semua tersebut harus seimbang. Kalau anda punya pasangan yang hasrat memilikinya terlampau tinggi, tidak boleh serahkan dirimu sebagai bukti cinta. Itu ialah cinta yang buta, pastinya bukan buta dalam makna positif. Menyerahkan dirimu sendiri guna disetir sama saja anda nggak menghargai dirimu sendiri. Terkadang memang urusan ini terjadi atas paksaan. Ini pun lebih ngawur lagi.

Itu dia hal-hal yang nggak perlu anda korbankan demi cinta. Jangan sampai anda jadi korban cinta, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *