Panduan Praktis Bikin Visa ke Jepang, Agar Liburanmu Lebih Berkesan

Kamu punya rencana travelling ke Jepang? Kamu punya bucket list untuk makan takoyaki di Osaka? Atau foto bareng robot gundam di Odaiba, Tokyo? Atau mengunjungi kuil berlapis emas di Kyoto? Atau foto ala selebgram di Hitachi Park? Kalo iya, kamu wajib baca artikel ini. Biar bisa segera mewujudkan impianmu terbang ke negeri Sakura.

betwin188 kali ini mau membahas tentang cara bikin visa Jepang. Ada 2 jenis visa yang umum digunakan traveller Indonesia yang akan travelling ke Jepang, yaitu visa kunjungan sementara untuk tujuan wisata dan visa waiver untuk bebas visa masuk ke Jepang bagi pemegang e-paspor Indonesia. Kita bahas satu per satu ya. Yuk simak ulasannya!

Pastinya kamu harus mengajukan visa turis ke Kedutaan Jepang kalo mau travelling ke Jepang

Kalo kamu punya paspor biasa, kamu wajib mengajukan visa turis ke Kedutaan Jepang kalo mau travelling ke Jepang. Perlu kamu tahu bahwa visa bukan jadi jaminan bahwa kamu pasti bisa masuk ke Jepang. Visa cuma jadi rekomendasi untuk bisa masuk ke Jepang, tapi yang menentukan kamu boleh masuk atau nggak ke Jepang, tetap petugas imigrasi Jepang.

Visa kunjungan wisata ke Jepang berlaku untuk 3 bulan dengan durasi masa tinggal di Jepang selama 14 hari

Kalo kamu berhasil dapat visa turis untuk travelling ke Jepang, kamu punya ijin untuk jalan-jalan di Jepang selama 14 hari, tapi masa berlaku visa kamu adalah 3 bulan. Jadi kalo kamu dapat visa Jepang di bulan Februari, kamu bisa pake visa Jepang-mu sampe bulan April. Kalo kamu pake visa Jepang untuk travelling di Jepang mulai tanggal 1 Maret, berarti kamu sudah harus keluar dari Jepang tanggal 14 Maret.

Ini nih syarat-syarat untuk mengajukan visa turis ke Jepang. Harus lengkap biar lolos.

Sebagai pemegang paspor Indonesia sebenernya PR banget sih kalo mesti apply visa ke negara-negara impian. Tapi, demi pengalaman jalan-jalan yang nggak bisa dibeli dengan uang, nggak ada salahnya kok apply visa. Asal kita memenuhi semua syaratnya, pasti lolos. Ini syarat-syarat visa wisata ke Jepang untuk WNI:

Paspor asli yang masa berlakunya akan minimal 8 bulan. Jadi kalo kamu akan mengajukan pembuatan visa Jepang di bulan Januari 2019, masa berlaku paspormu maksimal adalah di bulan Agustus 2019.

  1. Formulir permohonan visa yang bisa kamu download di website resmi Kedutaan Jepang.
  2. Pas foto berwarna ukuran 4,5 cm x 4,5 cm yang diambil 6 bulan terakhir, tanpa latar, bukan hasil editing, harus jelas dan tidak buram.
  3. Foto copy KTP dan akte kelahiran.
  4. Foto copy mahasiswa atau surat keterangan belajar kalo kamu masih mahasiswa.
  5. Print out tiket pesawat PP untuk membuktikan tanggal masuk dan keluar Jepang.
  6. Jadwal perjalanan kamu selama di Jepang. Formatnya bisa diunduh dari website resmi Kedutaan Jepang.
  7. Kalo kamu pergi bareng keluarga, kamu perlu menyertakan fotocopy KK untuk membuktikan kalo kamu bener-bener travelling dengan keluargamu.
  8. Dokumen yang berhubungn dengan biaya perjalanan. Kalo dari pengalaman aku pribadi, selain mencantumkan itinerary perjalanan, aku juga membuat perkiraan budget selama di travelling di Jepang. Aku buat per hari, per kebutuhan seperti: hotel/hostel/airbnb, makan, transportasi, tempat wisata, dan belanja. Aku akan menyertakan copy buku tabungan yang jumlahnya lebih banyak daripada perkiraan budget-ku selama travelling di Jepang. Misal perkiraan budget travelling di Jepang selama 7 hari adalah 10 juta rupiah, aku menunjukkan bukit bahwa tabunganku ada hingga 13 juta rupiah.
  9. Surat pernyataan akan kembali ke Indonesia bermaterai. Meskipun surat ini bukan jadi syarat yang diminta pihak kedutaan Jepang, tapi surat ini membantu menguatkan kita untuk dapat visa Jepang. Intinya kita pasti pulang ke Indonesia.
  10. Kalau kamu sudah bekerja, ada baiknya membuat surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat kamu kerja. Hal ini untuk menguatkan bahwa kamu pasti akan keluar dari Jepang.